Tampilkan postingan dengan label verb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label verb. Tampilkan semua postingan

Complete Transitive Vs Incomplete intransitive/Linking Verb

Intransitive Verb artinya verb yang tidak membutuhkan object.

Intransitive verb dibagi menjadi 2 :

Complete Intransitive Verb

kalimat yang sudah sempurna hanya dengan adanya verb tersebut.
contoh :

I stand (saya berdiri)
She cries (dia menangis)
He sits on the chair (dia duduk di kursi)

ketiga kalimat diatas tidak punya objek tapi sudah mempunyai makna yang sempurna/utuh/complete.

Incomplete Intransitive Verb

Verb ini juga disebut dengan istilah "Linking Verb". Verb ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya "Complement of Subject".

Contoh : 

You look handsome. (kamu terlihat ganteng)
He becomes a doctor. (dia menjadi seorang dokter)
The food tastes good. (makananya terasa lezat)

"look" di atas bermakna "terlihat", tidak bermakna "melihat".
handsome, a doctor, good dalam kalimat diatas BUKAN object, melainkan "Complement of Subject".

on Sabtu, 29 Juli 2017 | , | A comment?

Pengertian dan macam-macam Kata kerja / Verb

Verb / kata kerja adalah kata yang menunjukkan/menerangkan aktifitas atau keadaan dari suatu subjek.

Jenis- Jenis Verb:

Berdasarkan Bentuknya

Bentuk Present 

Bare Infinitive : bentuk asli/murni/tanpa tambahan apapun. (V1)
contoh : eat, sleep, stand, kick, go, speak, get, forget, have, dll.

Additional Infinitive : verb yang mendapat tambahan (seperti -s/-es dalam tenses simple present tense)
contoh : eats, sleeps, stands, kicks, goes, speaks, gets, forgets, has, dll.

Bentuk Past 

Verb yang digunakan dalam tenses simple past tense positif. verb ini tidak lain adalah Verb 2 (V2)
contoh : ate, slept, stood, kicked, went, got, forgot, had, dll.

Bentuk participle

Present Participle : verb yang mendapat tambahan -ing
Contoh : eating, sleeping, standing, kicking, going, forgetting, having, dll.

Past Participle : verb bentuk 3 (V3)
Contoh : eaten, slept, stood, kicked, gone, forgotten, had, dll.


Berdasarkan perubahan

Verb Regular

Verb yang perubahan dari V1 ke V2 ke V3 bersifat teratur, yaitu mendapatkan tambahan -ed
Contoh :


kick-kicked-kicked
deliver-delivered-delivered
cry-cried-cried
dll

Verb Irregular

Verb yang perubahanya tidak teratur.
Contoh:

put-put-put
take-took-taken
eat-ate-eaten
think-thought-thought
dll



Berdasarkan Kedudukannya

Ordinary Verb

Ordinary Verb adalah verb/ kata kerja utama dalam suatu kalimat.

Transitive : butuh objek.
Verb transitif dibagi menjadi 2, yaitu:

Monotransitive : butuh objek satu
contoh : kick, ride, kiss, drink, dll

Ditransitif : butuh objek dua
contoh : give, bring, cook, build, dll.

Verb-verb diatas dan beberapa verb lainnya bisa berfungsi sebagai monotransitive sekaligus ditransitive tergantung kalimatnya.
Intransitive : tidak butuh objek.
Verb intransitif diklasifikasikan menjadi 2, yaitu:
 
Complete intransitive : tidak butuh pelengkap subjek (complement of subject)
Contoh : think, sit, eat, pray, stand, dll

Incomplete intransitive : butuh pelengkap subjek (complement of subject) - biasa juga disebut "Linking Verb".
Contoh : appear, look, become, get, grow, dll.

Auxiliary Verb

Auxiliary Verb adalah verb / kata kerja bantu dalam suatu kalimat– bentuknya dalam kalimat tergantung tenses-nya.
Auxiliary verb dibagi menjadi 2,yaitu:
 
Primary Auxiliary

Kata kerja bantu yang sepaket dengan tenses gak punya makna)
Contoh : do, does, did, is, am, are, was, were, have, has, had.

Modal Auxiliary

Kata kerja bantu yang dapat menggantikan kata kerja bantu orisinil dari tenses dengan memberi makna tambahan.
Contoh: will, can, must, may, shall, should, could, might, dll.

on Minggu, 23 Juli 2017 | , , | 1 comment